--> Faktor Kepribadian Menuju Kesuksesan, Serius? | Artikel Seputar Internet & Teknologi

Wednesday, March 17, 2021

Faktor Kepribadian Menuju Kesuksesan, Serius?

| Wednesday, March 17, 2021
Apa sih itu sukses?, semua orang punya definisi suksesnya masing-masing. Ada yang suksesnya punya materi dunia, ada yang suksesnya punya materi akhirat atau keduanya. Namun dibalik itu semua ada faktor yang menunjang seseorang itu bisa mencapai kesuksesan yang dia cita-citakan.

Apa faktornya? kerja keraskah? takdirkah?, sebenernya itu bukan faktor melainkan effort saja. Karena kalau sukses berpedoman pada kerja keras saja, seharusnya seorang kuli adalah yang paling sukses sekarang. Apakah takdir?, no!, dalam kitab agama "Takdir itu tidak bisa diubah" jadi kalau takdir kamu jadi A ya kamu akan jadi A, namun semua bisa berubah karena adanya RAHMAT dari tuhan yang maha esa". Ada yang dulunya tidak punya bisa jadi orang kaya, ada juga yang dulunya kaya bisa bangkrut. Jadi tak ada pedoman yang absolute tentang perkara ini.
Faktor Kepribadian Menuju Kesuksesan, Serius?
Disini aku akan berbagi ke kalian dan sebagai catatan untuk diri aku sendiri agar bisa mencapai sukses kita masing-masing. Sebelumnya banyak orang yang mengira jika NEM adalah salah satu faktor yang menentukan kesuksesan, namun didalam riset ternyata hal tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap kesuksesan.

Tapi aku akan bagikan 10 faktor yang menentukan kesuksesan seseorang, menurut riset "STANLEY"

1. Kejujuran (being honest with all people)
2. Disiplin Keras (being well-diciplined)
3. Mudah Bergaul (getting along with people)
4. Dukungan Pendamping (having a supportive spouse)
5. Kerja Keras (working harder than most people)
6. Kecintaan pada yang dikerjakan (loving career/business)
7. Kepemimpinan (having strong leadership quality)
8. Kepribadian kompetitif (having a very competitive spirit/personality)
9. Hidup Teratur (being very well-organized)
10. Kemampuan Menjual Ide (having an ability to sell idea/product)

Ternyata, faktor tersebut adalah bagaimana kita bisa berusaha merubah sifat kita menjadi lebih baik dan bernilai plus. Jadi? sudahkan 10 faktor diatas kamu miliki, kalo aku sendiri serius nomor 4 yang paling susah, haha.

By the way, kalau kalian tanya apa sih suksesnya aku ini? sederhana banget jawabanya. "Nikah dan hidup bahagia dengan orang yang aku sayangi", well done haha.

Sedikit cerita inspiratif tentang seorang nelayan dibawah ini.
Alkisah seorang pengusaha yang sedang berlibur di desa nelayan, suatu sore ia mengamati seorang nelayan yang baru saja menepikan perahunya, ia bisa melihat di dalam perahu itu terdapat beberapa ikan tuna.
Penasaran, si pengusaha pun bertanya berapa lama waktu yang diperlukan untuk menangkap ikan-ikan itu, dan si nelayan menjawab bahwa ia hanya butuh beberapa jam untuk menangkapnya. Pengusaha itu kembali bertanya, kenapa ia tidak menambah waktunya dan menangkap lebih banyak ikan yang dijawab oleh nelayan, bahwa hasil tangkapannya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Lalu apa yang kau lakukan dengan sisa waktumu?” Tanya si pengusaha.
Sambil tersenyum, nelayan itu menjawab, “Bermain dengan anak-anakku, menonton pertandingan bola, beristirahat dengan istriku. Kadang juga aku berjalan-jalan di sekitar desa untuk menemui teman-temanku, bermain gitar dan bernyanyi.”
Dengan tidak sabar, pengusaha itu menyela, “Aku lulusan Harvard dan aku bisa membantumu mendapatkan lebih banyak keuntungan.” Katanya.  Kemudian ia menjelaskan bahwa nelayan itu harus menghabiskan lebih banyak waktu di laut untuk mendapatkan lebih banyak ikan, lalu menjual semua ikannya. Dari keuntungannya ia bisa membeli perahu baru yang lebih besar, dan begitu terus sampai si nelayan mampu membeli lebih dari satu perahu. Ia terus melanjutkan menjelaskan rencananya hingga nelayan itu bisa membuat perusahaannya sendiri.
Karena tidak pernah berpikir seperti itu, maka si nelayan bertanya, “Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk itu?”
“Mungkin sekitar 15-20 tahun.”
“Lalu setelahnya apa?”
Sambil tertawa, pengusaha itu menjawab, “Ini adalah bagian terbaiknya. Kau bisa menjual saham perusahaan dan menjadi sangat kaya. Setelahnya kau bisa pensiun dan menghabiskan waktumu dengan bermain dengan cucu-cucumu, menonton pertandingan sepak bola dan beristirahat siang dengan istrimu. Kau juga bisa berkeliling desa dimana kau bisa bernyanyi dan bermain gitar sesuka hatimu.”
Yang tidak disadari si pengusaha adalah, bahwa nelayan itu sudah mendapatkan itu semua tanpa harus menunggu sampai lima belas atau dua puluh tahun lagi.

See you on the next article guys :)

Related Posts

No comments: