--> 10 Resep Hidup Bahagia dengan Ridho Allah | Artikel Seputar Internet & Teknologi

Sunday, February 6, 2022

10 Resep Hidup Bahagia dengan Ridho Allah

| Sunday, February 6, 2022
Hidup di dunia ini menempatkan kita pada posisi yang dilema dan bikin bingung, apa yang harus kita lakukan?. Dilema karena kita harus memilih respon apa yang harus kita lakukan jika ada hal-hal yang terjadi secara mendadak tanpa bisa kita prediksi. Misalnya, kita ingin pergi ke tempat kerja tepat waktu seperti biasa yang kita lakukan. Tapi menyebalkannya, kita malah terjebak macet. Pasti timbul dalam pikiran kita masuk kerja dengan resiko dimarahi oleh atasan atau tidak masuk kerja untuk menghindari kemarahan atasan.
Sumber gambar : brettjfox.com, Keterangan : Gadis sedang berayung di bawah pohon
Kadang kita juga harus berpikir keras untuk menghemat uang saat gaji belum juga naik sementara harga bahan pokok seperti beras dan cabai melonjak naik. Kita juga tak mungkin berdemo minta kenaikan gaji karena pasti kita akan dipecat oleh atasan kita. Jadi bagaimana?

Jika Anda mau menikmati hidup di dunia ini dan pasti mendapatkan ridho-Nya, maka Anda harus melakukan sepuluh hal ini. Mau coba?

1. Ikhlas
Ikhlas hanya timbul dari hati terdalam tanpa mengharapkan pamrih dari siapapun. Misalnya, kita menolong orang lain, ya kita harus ikhlas meski orang yang kita tolong justru tak mau berterima kasih pada kita yang menolongnya.

Keikhlasan memunculkan ketenangan hati loh sehingga kita tak perlu pusing dan sakit hati bila ada orang-orang yang tak mau menghargai kebaikan kita  pada mereka.
Ikhlas atau tidaknya kita melakukan sesuatu pasti karena niatnya.

Dari Umar bin Khattab رضي الله عنه, Rasulullah صل الله عليه و سلم bersabda, "Sesungguhnya sahnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkan. Barangsiapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya diterima sebagai hijrah karena Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang hendak dia cari atau wanita yang hendak dia nikahi, maka hijrahnya akan mendapatkan yang dia tuju" [HR. Bukhari dan Muslim رحمه الله عليهم]

"Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)" [QS. Al-Bayyinah (98) : 5]

Katakanlah, "Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap shalat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula" [QS. Al-A'raf (7) : 29]

Sesungguhnya ahli ibadah bisa disesatkan oleh iblis tapi orang-orang yang ikhlas karena Allah tidak akan bisa disesatkan oleh iblis.

Iblis menjawab, "Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka." [QS. Shad (38): 82-83]

2. Konsisten (istiqamah)
Konsisten diperlukan dalam hidup agar kita bisa berpegang pada prinsip kebenaran. Konsisten itu termasuk berpegang teguh pada apa yang kita yakini agar hidup kita terarah.

Misalnya, konsisten berdzikir tiap hari meski sedikit itu jauh lebih baik daripada berdzikir berjam-jam tapi hanya dilakukan sebulan sekali.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim رحمه الله عليه, seorang sahabat bernama Abu Amr sufyan bin Abdillah رضي الله عنه bertanya kepada Rasulullah صل الله عليه و سلم, "Ya Rasulullah, katakanlah kepadaku suatu perkataan tentang Islam yang tidak akan aku tanyakan kepada siapapun selain kepadamu", Rasulullah صل الله عليه و سلم menjawab, "Katakanlah : 'Aku beriman kepada Allah' lalu istiqamah!".

3. Rajin shalat malam
Shalat malam seperti shalat hajat dan shalat tahajud adalah shalat sunnah. Jika kita mengerjakan shalat ini, kita dapat kemulian Allah. Tapi jika kita tidak melakukannya, kita tak berdosa.

Namun, shalat malam seperti shalat tahajud itu diperintahkan oleh Allah.

"Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji" [QS. Al-Isra (17) : 79]

4. Senang membaca Alquran
Alquran adalah kalimat-Nya yang disampaikan kepada Rasulullah صل الله عليه و سلم dan membacanya bernilai kebaikan yang tidak bisa ternilai. Membaca merupakan wahyu pertama yang diterima oleh Nabi dan Rasul terakhir loh.

 "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan" [QS. Al-A'laq (96) : 1]

Membaca Alquran berarti kita mengundang kebaikan dalam hidup kita dan setan terkutuk akan kepanasan. 

"Dan Kami turunkan dari Alquran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan orang yang dzalim hanya akan menambah kerugian"  [QS. Al-Isra (17) : 82]

Bacalah Alquran agar tidak lupa

"Kami akan membacakan (Alquran) kepadamu (Muhammad صل الله عليه و سلم) sehingga engkau tidak lupa" [QS. Al-A'la (87) : 6]

5. Rajin berdzikir
Berdzikir merupakan kebiasaan para Nabi dan rasul juga orang-orang beriman. Berdzikir berarti kita ingat siapa yang menciptakan, memberi kita rezeki, dan yang mematikan kita.

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari adzab neraka" [QS. Ali Imran (3) : 190-191]

Jika Anda galau karena cita-cita Anda tidak terwujud atau cinta Anda ditolak, berdzikirlah karena berdzikir itu menentramkan hati.

"(Yaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengungat Allah hati menjadi tenteram" [QS. Ar-Ra'd (13) : 28]

Sunguh beruntung orang berdzikir kepada Allah

"Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman) dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia shalat" [QS. Al-A'la (87) : 14-15]

6. Jujur dan baik
Kejujuran adalah kunci kesuksesan dan kebahagian dalam hidup ini. Namun kejujuran dewasa ini sangatlah sukar kita temukan.

Bahkan Allah memerintahkan agar orang-orang beriman berkata jujur.

"Wahai orang-orang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan" [QS. As-Saff (61) :2-3]

"Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun" [QS. Al-Baqarah (2) : 263]

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah صل الله عليه و سلم bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam. Barangsiapa iman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah menghormati tetangganya. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah menghormati tamunya" [HR. Bukhari dan Muslim رحمه الله عليهم]

Pepatah menyatakan bahwa kejujuran yang pahit lebih baik daripada kebohongan yang manis.

7. Makan yang halal
Memakan yang halal adalah perintah Allah karena makanan yang halal sangat baik bagi tubuh.

"Wahai orang-orang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya" [QS. Al Baqarah (2) : 172]

"Wahai para Rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" [QS. Al-Mu'minun (23) : 51]

Allah memerintahkan agar kita mempehatikan makanan yang akan kita makan termasuk kandungan nutrisi dan kehalalannya

"Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya" [QS. Abasa (80) : 24]

"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu" [QS. Al-Baqarah (2) : 168]

8. Berbudi pekerti yang baik
Siapa pun akan berkesan dan baik kepada kita jika kita berbuat baik pada sesama. Kebaikan yang kita lakukan bisa menghapus kesalahan yang kita lakukan sebelumnya.

Dari Abu Dzar Jundab bin Junadah dan Abu Abdirrahman Mu'adz bin Jabal رضي الله عنهم, Rasulullah صل الله عليه و سلم bersabda, "Bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada, dan ikutilah kesalahan dengan kebaikan niscaya dia akan menghapuskannya, dan pergaulilah manusia dengan budi pekerti yang baik" [HR. Tirmidzi رحمه الله عليه]

"Sungguh, orang-orang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, itulah kemengan yang agung" [QS. Al-Buruj (85) : 11]

9. Hindari riba
Di zaman serba edan ini, riba disukai oleh banyak orang karena bisa mempercepat kekayaan dalam waktu singkat. Namun memiskinkan siapa pun yang terjerat riba.

Istilah riba sekarang adalah bunga dan bunga bank lebih berbahaya daripada bunga beracun di alam liar. Allah tak pernah menyukai riba.

"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa" [QS. Al-Baqarah (2) : 276]

10. Rajin sedekah
Dari Abu Abdullah Jabir bin Abdillah al-Anshari, beliau mengabarkan ada seorang pria bertanya kepada Rasulullah صل الله عليه و سلم . Dia berkata, "Bagaimana pendapat engkau jika aku telah melakukan shalat fardhu, berpuasa Ramadhan, menghalalkan yang halal, mengharamkan yang haram dan aku tidak menambahkah selain itu, apakah aku akan masuk surga?", Rasulullah صل الله عليه و سلم menjawab, "Ya" [HR. Muslim رحمه الله عليه]

Mari bersedekah sebelum terlambat!

"Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan, dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang-orang yang dzalim" [QS. Al-Baqarah (2) : 254]

Bersedekah itu mudah kok. Mau bukti?

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah صل الله عليه و سلم bersabda, "Setiap ruas tulang manusia ada sedekahnya (yang wajib dikeluarkan) setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan dua orang (yang sedang berselisih) adalah sedekah, menolong seseorang dalam kendaraannya lalu menaikkannya ke atas kendaraan dan mengangkatkan barangnya ke atas kendaraannya itu sedekah, perkataan yang baik itu pun sedekah, setiap langkah berjalan untuk mengerjakan shalat adalah sedekah dan  menyingkirkan rintangan dari jalan adalah sedekah" [HR. Bukhari dan Muslim رحمه الله عليهم]

 Ayo kita praktekan 10 cara bahagia ini, insya Allah hidup kita tenang       

Related Posts

No comments: