--> Ngeri! Didustakan Orang-orang Durjana, Ini Jawaban para Nabi dan Rasul untuk Mereka | Artikel Seputar Internet & Teknologi

Sunday, February 6, 2022

Ngeri! Didustakan Orang-orang Durjana, Ini Jawaban para Nabi dan Rasul untuk Mereka

| Sunday, February 6, 2022
Para nabi dan rasul diberi tugas untuk mengajak umat manusia mengesakan Allah, dan berbuat baik dalam kehidupan. Para nabi dan rasul juga diperintahkan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran yang diselewengkan oleh orang-orang durjana. Namun para nabi dan rasul justru didustakan, diancam dan diusir. Mereka juga mendapat perlakuan buruk dari orang-orang yang mereka ajak untuk mengesakan-Nya.
Sumber gambar : slideshare.net, Keterangan : Nama para Nabi dan Rasul yang wajid diketahui
Setiap kaum meminta mukjizat sebagai bukti kebenaran para nabi dan rasul. Sebagian besar di antara mereka malah mendustakan mukjizat yang dibawa oleh para nabi dan rasul. Ada kaum yang dibinasakan oleh Allah karena membunuh unta milik Nabi Salih عليه سلم. Ada juga kaum homoseks dan lesbi yang dibinasakan oleh Allah setelah mereka menolak ajakan bertaubat dari Nabi Luth عليه سلم.

Ada pula kaum yang menyembah patung anak sapi emas padahal cuma 40 hari Nabi Musa عليه سلم meninggalkan mereka untuk bermunajat kepada Allah. Bahkan parahnya, berapa banyak nabi dan rasul dibunuh oleh mereka. Misalnya, Nabi Zakariya عليه سلم dan putranya, Nabi Yahya عليه سلم dibunuh oleh mereka.

"Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zalim" [QS. Asy-Syu'ara (26) : 208-209]

Tidak kalah mengerikan yang dilakukan oleh orang-orang durjana sekarang yaitu mereka tetap mendustakan-Nya dan memanipulasi riwayat hidup para nabi dan rasul.

"Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku dan aku tidak meminta imbalan kepadamu. Imbalanku hanya dari Tuhan seluruh alam" [QS. Asy-Syu'ara (26) : 107-109, 125-127, 143-145, 162-164, dan 178-180]

Berikut para nabi dan rasul yang didustakan oleh orang-orang durjana. Bagaimanakah respon Allah terhadap mereka?

1. Nabi Musa عليه سلم dan Nabi Harun عليه سلم 

Nabi Musa عليه سلم dan Nabi Harun عليه سلم ditugaskan oleh Allah untuk mengajak Fir'aun, Bani Israil, dan penduduk Mesir untuk mengesakan Allah. 

Sumber gambar : dailyminyan.com, Keterangan : ilustrasi Nabi Musa
Meski berdakwah dengan perkatan lembut dan mukjizat yang nyata, mereka berdua tetap saja didustakan oleh Fir'aun dan para pengikutnya. Nabi Musa عليه سلم dan Nabi Harun عليه سلم diancam akan dipenjara dan mantan para penyihir akan disalib oleh Fir'aun.

Nabi Musa عليه سلم dan Nabi Harun عليه سلم beserta kaum mereka meninggalkan Mesir pada malam hari lalu dikejar oleh Fir'aun dan bala tentaranya. Musnahlah Fir'aun dan para pengikutnya di Laut Merah sedangkan orang-orang beriman selamat.

"Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya. kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tapi kebanyakan mereka tak beriman" [QS. Asy-Syu'ara (26) : 65-67]

2. Nabi Nuh عليه سلم 

Beliau mengajak kaumnya untuk bertakwa kepada Allah. Namun kaumnya mengancam akan merajamnya. Mereka berkata, "Wahai Nuh! Sungguh jika kamu tak mau berhenti, niscaya kamu termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati)" [QS. Asy-Syu'ara (26) : 116]

Sumber gambar : askthesheikh.com, Keterangan : ilustrasi kapal Nabi Nuh
Nabi Nuh عليه سلم berkata kepada mereka, "Sungguh aku ini adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu agar kamu tidak menyembah selain Allah. Aku benar-benar khawatir kamu akan ditimpa azb (pada) hari yang sangat pedih" [QS. Hud (11) : 25-26]

Mereka berkata, "Wahai Nuh! Sungguh engkau telah berbantah dengan kami, dan engkau telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang engkau ancamkan, jika kamu termasuk yang benar" [QS. Hud (11) : 32]

Nabi Nuh عليه سلم pun berdoa, "Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakanku. Maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku" [QS. Asy-Syu'ara (26) : 117-118]

Kaum yang mendustakan tenggelam di daratan yang terendam air. Sedangkan Nabi Nuh عليه سلم dan para pengikutnya di kapal selamat dari bencana banjir yang dahsyat.

3. Nabi Hud عليه سلم 
Sumber gambar : //islam.ru, Keterangan : lokasi kaum Ad
Nabi Hud عليه سلم diutus ke Ad, sebuah kaum yang mampu membangun gedung-gedung megah dan hidup makmur. Namun mereka tak mau menuruti nasehat Nabi Hud عليه سلم dan mereka merasa tak akan diazab. Allah pun mengazab mereka.

4. Nabi Salih عليه سلم  

Beliau ditugaskan untuk berdakwah kepada Tsamud, kaum yang terampil membangun rumah-rumah di gunung. Mereka tak percaya lalu meminta mukjizat. Mereka juga menuduh Nabi Salih عليه سلم membawa kemalangan.

Sumber gambar : youtube.com, Keterangan : Unta sedang duduk
"Dan tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami) melainkan karena (tanda-tanda) itu telah didustakan oleh orang-orang terdahulu. Dan Kami telah memberikan kepada kaum Tsamud unta betina (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya (unta tersebut). Dan Kami tidak mengirimkan tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti" [QS. Al-Isra (17) : 59]

Nabi Salih عليه سلم memberikan mereka mukjizat seekor unta betina yang tak boleh diperlakukan kasar. Namun mereka membunuh unta dan sembilan orang berusaha membunuh Nabi Salih عليه سلم. Allah mengazab mereka. Nabi Salih عليه سلم dan beserta para pengikutnya selamat.

5. Nabi Luth عليه سلم 

Beliau berusaha keras agar penduduk kota Sodom dan sekitarnya untuk hidup normal sebagai laki-laki dan wanita normal. Namun mereka tetap mau menjadi homoseks dan lesbi. Mereka mengancam akan mengusir Nabi Luth عليه سلم jika beliau tak mau berhenti berdakwah.

Lalu Nabi Luth عليه سلم berkata, "Aku sungguh benci pada perbuatanmu. Ya Tuhanku, selamatlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan" [QS. Asy-Syu'ara (26) : 168-169]

Mereka dan istri Nabi Luth عليه سلم yang durhaka mendapat azab yang mengerikan. Negeri kaum Sodom dijungkarbalikkan dan dihujani dengan batu-batu terbakar. Ironisnya, kelakuan mereka ditiru dan didukung oleh orang-orang sekarang dengan alasan HAM.

"Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah) tapi kebanyakan mereka tak beriman. Dan sungguh, Tuhanmu, Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang" [QS. Asy-Syu'ara (26) : 174-175] 

6. Nabi Syu'aib عليه سلم 

"Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)! (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dicukupkan, dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi" [QS. Al-Muthaffifin (83) : -3]

"Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan timbangan yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya" [QS. Al-Isra (17) : 35]
Sumber gambar : sibtayn.com, Keterangan : Makam Nabi Syu'aib diklaim ada di Hadramaut, Yaman
Penduduk Madyan menolak ajakan Nabi Syu'aib عليه سلم untuk berlaku adil dalam berdagang tapi mereka tetap mencurangi takaran. Mereka menantang Nabi Syu'aib عليه سلم agar mereka ditimpa azab. Allah mengabulkan permintaan mereka dan azab mengerikan diberikan kepada mereka.

"Dan berapa banyak (penduduk) negeri yang zalim yang telah Kami binasakan dan Kami jadikan generasi yang lain setelah mereka itu (sebagai penggantinya)" [QS. Al-Anbiya (21) : 11]

7. Nabi Muhammad صل الله عليه وسلم 
Sumber gambar : islami.arbamedia.com, Keterangan : Wallpaper
Beliau diutus sebagai nabi dan rasul terakhir untuk seluruh umat manusia. "Dan Kami tidak mengutusmu (Nabi Muhammad صل الله عليه وسلم) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam" [QS. Al-Anbiya (21) : 107]

Namun orang-orang kafir meminta azab. Sesungguhnya hanya Allah yang mampu memberi azab dan karunia kepada siapapun yang dikehendaki-Nya.

"Dan sungguh, beberapa rasul sebelummu (Nabi Muhammad صل الله عليه وسلم) telah diperolok-olokkan sehingga turunlah azab kepada orang-orang yang mencemoohkan itu sebagai balasan olok-olokan mereka" [QS. Al-An'am (6) : 10]

"Dan sungguh para rasul sebelummu (Nabi Muhammad صل الله عليه وسلم) pun telah diperolok-olokan, maka turunlah (siksaan) kepada orang-orang yang mencemoohkan apa (para rasul) yang selalu mereka perolok-olokkan" [QS. Al-Anbiya (21) : 41]

"Itulah beberapa berita tentang negeri-negeri (yang telah dibinasakan) yang kami ceritakan kepadamu (Nabi Muhammad صل الله عليه وسلم). Di antara negeri-negeri itu sebagian masih ada bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah" [QS. Hud (11) : 100]

Dan katakanlah (Nabi Muhammad صل الله عليه وسلم), "Segala puji bagi Allah. Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tada (kebesaran)-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan" [QS. An-Naml (27) : 93]

Related Posts

No comments: