--> Terungkap! Bukan Lewat Militer, 5 Cara Ini Mereka Lakukan Untuk Menghancurkan Indonesia | Artikel Seputar Internet & Teknologi

Sunday, February 6, 2022

Terungkap! Bukan Lewat Militer, 5 Cara Ini Mereka Lakukan Untuk Menghancurkan Indonesia

| Sunday, February 6, 2022
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dunia yang dihuni oleh hampir 1/4 miliar orang yang membentang dari ujung Pulau Weh, Sabang, Aceh di barat sampai Merauke, Papua di ujung timur. Negara terbesar di Asia Tenggara ini memiliki ratusan  suku dan ratusan bahasa lokal. Hal inilah yang tak dimiliki bangsa mana pun bahkan negara-negara maju seperti Jepang dan AS pun tak sanggup mengalahkan negara kita tentang ini. Hebat kan?
Sumber gambar : viralboo.com, Keterangan : Ibu dan anak sedang memancing ikan di sungai
Dulu, negara kita bisa dijajah dan dipermalukan oleh bangsa-bangsa asing karena mereka menggunakan senjata api. Namun selama mereka ada di bumi Pertiwi, para pahlawan kita rela mati demi merdeka. Tentu perang melawan mereka tak bisa ditolak. Misalnya, Perang Aceh (1873-1912) dan Perang Jawa (1825-1830) juga Perang Bali dan Perang Banjar.

Sebagai negara terkuat ketiga paska Perang Dunia II (1939-1945), Inggris pernah mendukung Belanda menjajah Indonesia lagi. Apa daya, Inggris dipermalukan oleh para pahlawan Indonesia lewat Perang Surabaya. Negeri ratu Elisabeth itu mengaku kapok menyerang Indonesia.

Meski kita sudah merdeka yang diakui secara de jure dan de facto oleh dunia internasional, kita harus ekstra waspada karena mereka memakai cara-cara licik untuk menghancurkan ketentraman dan kedaulatan Indonesia.

Cara-cara menghancurkan apa saja yang mereka lakukan terhadap Indonesia?

1. Pornografi
Inilah bentuk nyata serangan orang-orang bejat kepada orang-orang beradab. Gara-gara pornografi, kelakuan manusia bisa melebihi kebejatan binatang. Dulu di zaman Nabi Luth عليه سلم, kaum homoseksual dan lesbi mendapat adzab dari Allah Yang Maha Kuasa. Namun di era serba aneh ini, kelakuan kaum terkutuk justru ditiru dengan alasan keterbukaan, kebebasan ekspresi, dan HAM.
Sumber gambar : techcrunch.com, Keterangan : Pornografi adalah kejahatan
Mereka melakukan penyebaran pornografi lewat film, kontes Miss Universe, Miss International, majalah, dan internet juga gambar. Kita memiliki UU no. 44 tahun 2008 yang diresmikan oleh pemerintah SBY. Namun entah mengapa, (maaf), film hot masih beredar di bioskop. Para artis panas pun begitu terkenal dan disukai, Anda tahu siapa mereka?

2. Narkoba Dan Minuman Keras
Kita sepakat bahwa minuman keras dan narkoba adalah haram. Sejumlah ormas seperti FPI berani melakukan sweaping untuk memberantas minuman keras meski tindakan mereka disebut tak manusiawi oleh sejumlah media massa. Sayangnya, peredaran minuman keras hanya dilarang di bulan suci Ramadhan.

Sumber gambar : tribunnews.com, Keterangan : Minuman keras dihancurkan aparat
20 Februari yang lalu, kita dikejutkan dengan berita penangkapan kapal berbendera Singapura di perairan Anambas, Batam, Kep. Riau. Seperti dikutip dari Republika, kapal ini dikendalikan oleh empat awak yaitu Tan Mai (69 tahun), Tab Yi (33 tahun), Tan Hui (43 tahun), dan Liu Yin Hua (63 tahun). Mereka mengaku diperintahkan oleh warga Cina.

Tim gabungan POLRI dan Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 81 karung sabu seberat 1,6 ton. Bayangkan saja guys, jika satu gram saja bisa membuat masa depan satu WNI rusak. Berapa juta WNI yang akan jadi korban? Thanks untuk POLRI dan Bea Cukai
Sumber gambar : republika.co.id, Keterangan : Kapal berbendera Singapura membawa sabu seberat 1,6 ton
Soal barang haram seperti narkoba, kita rupanya tak terlalu kaget jika sejumlah artis terkenal juga ditangkap polisi. Di Februari ini, Roro Fitria menjadi salah satu artis yang ditangkap karena kasus narkoba. Ngeri ya?

3. Terorisme
Terorisme adalah musuh semua orang beragama karena terorisme membuat kehidupan kita makin rusak. Lihatlah sejumlah negara Muslim seperti Suriah, Irak, Yaman, Nigeria, Libya, Afghanistan, Pakistan, Mali, dan Somalia menjadi korban kejahatan terorisme.

Terorisme tidak cuma dilakukan oleh kelompok-kelompok bersenjata seperti ISIS, Boko Haram dan Alqaeda, terorisme juga bisa dilakukan oleh negara-negara berdaulat. Dari semua negara ini, ada dua negara yang melakukan terorisme yaitu AS dan Israel.

Atas restu PBB, AS bekerjasama dengan Arab Saudi, Kuwait, dan sejumlah negara lainnya untuk menghancurkan Irak pada 2003 dengan dalih Irak memiliki senjata pemusnah massal. Akibatnya? Irak hancur berantakan dan Presiden Saddam Husein digantung pada Hari Raya Idhul Adha 2007. Belum puas, AS merampas minyak bumi Irak, menempatkan pangkalan militernya, mengendalikan pemerintahan boneka sampai menernak berbagai kelompok teroris di Timur Tengah.

Negara-negara sekelas Arab Saudi dan AS tak mungkin menyerang Indonesia seperti yang mereka lakukan pada Irak. Mereka menciptakan dan melepaskan kaum teroris untuk meneror musuh mereka seperti yang mereka lakukan pada Suriah.
Sumber gambar : alarabiya.net, Keterangan : Teroris ISIS
Banyak WNI mau menjadi "mujahidin" karena mereka didoktrin dengan ayat-ayat suci dan hadits oleh para ustadz Wahabi beserta situs-situsnya seperti voa "Islam" dan "Arrahmah" juga Eramuslim.

Mereka tidak mungkin meneror Indonesia karena ikatan TNI, POLRI, dan NU juga Muhammadiyah dengan masyarakat terlalu kuat. Mereka sebarkan fitnah keji seperti Indonesia adalah negara toghut, pemerintah Indonesia adalah toghut, para Ulama NU adalah liberal dan penyesat umat. Selain sebarkan tagline Syiah bukan Islam, mereka juga sebarkan isu komunisme untuk merongrong pemerintahan Jokowi.

4. Ekonomi
Ekonomi termasuk kekuatan sebuah bangsa untuk tetap hidup. Jika ekonomi lemah, ya negara berdaulat juga lemah. kita bisa lihat bagaimana sejarah keruntuhan Kesultanan Utsmaniyah (1299-1922) di Turki yang diawali dengan kelemahan ekonomi pada abad ke-17 yang mempersulit para sultan untuk memperkuat kedaulatan negara mereka.

Kita patut berbangga hati karena militer dan ekonomi  Indonesia masuk ke dalam daftar 20 negara dengan militer dan ekonomi terkuat di dunia.

Sayangnya, ekonomi kita terlalu kuat dikendalikan oleh para pengusaha Tionghoa. Bukan bermaksud rasis atau iri, sejumlah media massa memberitakan bahwa kekayaan pengusaha asli Indonesia masih kalah dan kesetiaan para pengusaha Tionghoa terhadap NKRI masih diragukan.

Kita harus belajar dari sejarah Orde Baru. Bagaimana bisa pemerintahan Presiden Suharto yang kuat selama 32 tahun bisa dikendalikan oleh IMF (Dana Moneter Internasional), Mafia Berkeley, dan IGGI (Inter Governmental Group on Indonesia).

Mafia Berkeley menyebabkan Indonesia memiliki hutang terbesar pada abad ke-20. Mereka adalah para pengkhianat bangsa yang membuka pintu intervensi asing terhadap perekonomian Indonesia.

IMF yang menjadi otak dari Kerusuhan 1997-1998 di Indonesia. Mereka memulai dengan melemahkan mata uang Rupiah (Indonesia), Ringgit (Malaysia), dan Bath (Thailand) tahu 1997. Satu hal yang harus digarisbawahi adalah pemerintahan Suharto menolak  kemauan IMF agar Indonesia menaikkan harga BBM tahun 1997. Penolakan Suharto membuat IMF berhasil menggulingkan Orde Baru padahal IMF termasuk sponsor keuangan luar negeri terbesar untuk pemerintahan Suharto.
Sumber gambar : abbreviations.com, Keterangan : logo IGGI
Bagaimana dengan IGGI? Kelompok ini juga yang ikut campur urusan Indonesia dengan Timor Timur sehingga provinsi tersebut memisahkan diri dengan nama Timor Leste. Kita pasti kesal dan bertanya-tanya mengapa pemerintahan Jokowi mau berhutang ke Cina dengan nilai lebih dari Rp. 400 triliun?

Gara-gara utang ini, Cina bisa menekan Indonesia agar ribuan orang Cina menjadi mayoritas pekerja di berbagai proyek hasil kerjasama Indonesia-Cina. Tampaknya gara-gara utang ini, pemerintah tak bisa mendeportasi keberadaan para pekerja asing meski diprotes masyarakat Indonesia.

5. Barang-Barang Ilegal
Sepanjang tahun, Indonesia terpaksa merugi triliunan Rupiah karena peredaran barang ilegal yang didatangkan dari luar negeri. Luasnya wilayah dan anggaran negara yang dikorup mempersulit pihak keamanan untuk membebaskan negara tercinta dari barang-barang ilegal itu.
Sumber gambar : merdeka.com, Keterangan : Kosmetik ilegal 
Barang-barang ilegal yang berhasil masuk adalah pakaian, kosmetik, obat-obatan, dan barang berteknologi seperti handphone dan komputer. Presiden Sukarno (memerintah 1945-1965) pernah berkata bahwa perjuangannya mudah karena melawan bangsa asing yang berbeda warna kulit dan bahasa. Tapi perjuangan kita lebih sulit karena melawan sesama WNI yang mungkin satu agama dan satu suku dengan kita.

"Sungguh orang-orang yang mendatangkan cobaan (bencana, membunuh, menyiksa dan sebagainya) kepada orang-orang beriman laki-laki dan orang-orang beriman perempuan, maka mereka akan mendapat adzab Jahannam dan mereka akan mendapat adzab (neraka) yang membakar" [QS. Al-Buruj (85) : 10]

Menjaga kedaulatan dan keamanan negara sendiri adalah wajib hukumnya seperti yang dilakukan para alim Ulama dengan mencetuskan Resolusi Jihad pada 22-23 Oktober 1945. Mari kita jaga negara kita, diri kita, dan orang-orang yang kita cintai agar tidak menjadi korban atas ulah orang-orang jahat.

Related Posts

No comments: