Bagi Anda yang sering membaca berita tentang Israel, Anda pasti tahu Benjamin Netanyahu, bukan?Dia adalah Perdana Menteri Israel ke-9 sejak 31 Maret 2009. Dia juga mendapatkan jabatan yang sama pada tahun 1996-1999.
Netanyahu juga merangkap sebagai Menteri Luar Negeri Israel untuk ketiga kali sejak 14 Mei 2015. Di jabatan yang sama, dia berkuasa dua kali sebelumnya yaitu pada 2002-2003 dan 2012-2013. Di jabatan tertingginya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendapat masalah terberat dalam karirnya sejak 2017.
![]() |
| Sumber gambar : time.com, Keterangan : Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel |
Seperti Ariel Sharon (1928-2014), Netanyahu juga termasuk tokoh Israel terkejam. Namun, kekejaman Benjamin paling terkenal yaitu :
1. Mengubah Kesepakatan Oslo
Kesepakatan Oslo disetujui pada 13 September 1993 di AS oleh Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin, pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat. Kesepakatan yang membagi wilayah Palestina dan Israel agar tak ada perang lagi ini disaksikan juga oleh Presiden AS Bill Clinton, dan tiga menteri luar negeri. Tiga menteri luar negeri itu dari Israel, AS, dan Rusia.
Namun 3 tahun kemudian, Benjamin menginkari perjanjian damai itu. Dia memerintahkan Wali Kota Yerusalem, Ehud Olmert untuk membuka terowongan di lereng kaki Masjidl Aqsa sebelah barat. Puluhan warga Palestina pun jadi korban kebiadaan polisi Israel karena mereka memprotes kebijakan Netanyahu.
2. Tetap menduduki Dataran Tinggi Golan
Dataran ini milik Suriah tapi diduduki Israel sejak Perang 6 Hari (5-11 Juni 1967). Meski PBB menekan Israel untuk melepaskan wilayah Suriah, Israel menolak. Netanyahu membuat UU yang isinya mempersulit Suriah untuk mendapatkan Dataran Tinggi Golan lagi.
Dia juga tak peduli dengan kecaman dunia internasional atas keputusannya untuk menarik 9% tentaranya dari Tepi Barat sungai Yordan padahal PBB menekan Israel agar 30% tentara Israel ditarik dari wilayah Yordania sampai Agustus 1998.
3. Perang Gaza
Juli-Agustus 2014 yang lalu, Israel menyerang Gaza untuk membasmi Mujahidin Hamas atas perintah Netanyahu. Kebrutalan tentara Israel menewaskan lebih dari 2100 orang Palestina. Dari awal berdiri, Israel tak peduli seberapa banyak negara yang mengutuk tindakannya.
4. Israel Membajak Kapal Kemanusiaan
Bagi Zionisme, Gaza harus dipersulit dan ditekan sekeras mungkin agar Israel bisa leluasa melakukan perbuatannya tanpa ada perlawanan dari Hamas. Kapal kemanusiaan berbendera Irlandia, MV Rachel Corrie dibajak oleh Israel pada 2013 karena Israel tak pernah percaya jika ada kapal kemanusiaan menolong Palestina.
Di tahun yang sama, kapal Mavi Marmara berbendera Turki juga diserang oleh Israel. Kapal Freedom Flotilla menewaskan 9 orang Turki dan 50 orang terluka. Meski kapal kemanusiaannya diserang dan banyak warganya dibunuh tentara Israel, Irlandia dan Turki tetap mesra dengan Israel seolah tidak terjadi apa-apa.
Dia diprotes, didemo, dan didesak oleh warga Israel karena mereka percaya pria kelahiran 21 Oktober 1949 terlibat kasus korupsi. Dikutip dari Republika (17/2), Netanyahu terlibat dua kasus korupsi. Kasus pertama, dia menerima hadiah seperti cerutu dan perhiasan dari pembisnis. pembisnis tersebut adalah Arnon Michan, produser film Hollywood.
Kasus kedua, pria 68 tahun ini mempersulit penerbitan sebuah koran untuk mendukung koran terlaris di Israel. Meski membantah, Netanyahu wajib diperiksa. Bila terbukti bersalah, dia wajib mundur dari jabatannya.
Allah Ta'ala berfirman,
"Sesungguhnya kamu (Bani Israil) akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan kamu pasti akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar. Maka apabila datang saat hukuman kejahatan yang pertama dari kejahatan itu, Kami mendatangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan besar, lalu mereka mencarimu keluar masuk kampung ke seluruh negeri. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana”. [Q.S. Al–Isra (17): 4-5]

No comments:
Post a Comment